Menulis artikel ilmiah merupakan langkah penting dalam membangun kompetensi akademik dan reputasi intelektual, terutama bagi mahasiswa ekonomi syariah yang ingin berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan praktik. Namun, menembus jurnal bereputasi bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan pemahaman metodologi, ketelitian teknis, dan strategi publikasi yang tepat.
Artikel ini akan memandu Anda—mahasiswa, peneliti muda, atau dosen pemula—untuk memulai dan menyelesaikan artikel ilmiah yang layak publikasi, khususnya di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
📍 Mengapa Publikasi Ilmiah Itu Penting?
- Meningkatkan kualitas akademik dan daya saing di dunia akademik dan profesional
- Membangun portofolio ilmiah bagi mahasiswa tingkat akhir
- Menjadi syarat kelulusan di banyak perguruan tinggi (skripsi/tesis dalam format artikel)
- Berperan dalam pengembangan ilmu dan kebijakan syariah melalui kajian berbasis data
✍️ Langkah-Langkah Menulis Artikel Ilmiah Ekonomi Syariah
1. Tentukan Topik yang Relevan dan Terkini
Pilih isu yang:
- Sedang berkembang (misalnya: digital zakat, fintech syariah, green sukuk)
- Relevan dengan literatur dan kebijakan terkini
- Dapat dikaji secara kuantitatif atau kualitatif
Contoh:
🟢 Analisis Pengaruh Kesadaran Religius terhadap Keputusan Investasi Halal
🟢 Efektivitas Wakaf Produktif dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik
2. Susun Struktur yang Rapi
Artikel ilmiah umumnya memiliki struktur:
- Judul yang informatif dan spesifik
- Abstrak (maks. 250 kata)
- Pendahuluan (isu + rumusan masalah + tujuan)
- Tinjauan Literatur (landasan teori & penelitian terdahulu)
- Metode Penelitian (kuantitatif/kualitatif/mixed)
- Hasil dan Pembahasan
- Kesimpulan dan Saran
- Daftar Pustaka (gunakan Mendeley/Zotero untuk reference manager)
3. Gunakan Referensi Primer dan Mutakhir
Hindari hanya mengutip buku teks lama. Sertakan:
- Artikel jurnal Scopus/DOAJ/Sinta
- Fatwa DSN-MUI terbaru
- Laporan OJK, BAZNAS, BPKH, dan World Bank
- Statistik resmi dari BPS atau BI
📌 Gunakan Google Scholar, ResearchGate, dan portal jurnal kampus untuk eksplorasi.
4. Gunakan Bahasa Ilmiah yang Efektif
- Hindari bahasa naratif yang terlalu informal
- Gunakan kalimat aktif dan jelas
- Perhatikan kaidah ejaan dan tata tulis akademik
- Untuk artikel berbahasa Inggris: gunakan Grammarly atau bantuan proofreader
5. Pilih Jurnal yang Tepat
Beberapa jurnal bereputasi di bidang ekonomi/keuangan syariah:
| Jurnal | Indeksasi |
|---|---|
| Al-Iqtishad (UIN Jakarta) | Scopus Q3, Sinta 1 |
| Etikonomi (UIN Jakarta) | Sinta 1 |
| Tazkia Islamic Finance Journal | DOAJ, Sinta 2 |
| Jurnal Ekonomi Syariah Iqtishadia | Sinta 2 |
Perhatikan juga: scope jurnal, template penulisan, gaya kutipan, dan frekuensi terbit.
📚 Bagaimana Rasyidin Institute Bisa Membantu?
Sebagai lembaga yang fokus pada pendidikan dan pengembangan SDM Islami, Rasyidin Institute menyediakan:
- Kelas Menulis Artikel Ilmiah & Teknik Publikasi
- Pendampingan Skripsi/Tesis ke Format Artikel Jurnal
- Kelas Mini Research Camp
- Sertifikasi “Islamic Academic Writing & Research”
- Konsultasi privat publikasi jurnal nasional dan internasional
✍️ Penutup
Menulis artikel ilmiah bukan sekadar memenuhi tugas akademik, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam membangun peradaban ilmu Islam. Dengan konsistensi, bimbingan yang tepat, dan strategi yang terarah, Anda bisa menembus jurnal bereputasi—dan membanggakan almamater serta umat.
🎓 Ingin belajar menulis artikel ilmiah dengan bimbingan langsung?
Daftar sekarang di Program Riset & Publikasi Rasyidin Institute. dan publish di Jurnal Rasyidin Institute
